Bagaimana cara mengontrol radiasi ruang uji penuaan UV?

Pada ruang uji penuaan ultraviolet, sampel biasanya ditempatkan pada ruangan terbuka yang dilengkapi dengan lampu ultraviolet untuk mensimulasikan radiasi ultraviolet di bawah sinar matahari.Ruang uji biasanya dilengkapi dengan sistem kontrol suhu dan kelembaban untuk mensimulasikan situasi nyata dalam kondisi lingkungan yang berbeda.Dalam periode iradiasi tertentu, perubahan warna, perubahan kinerja fisik, perubahan sifat kimia, dll pada sampel dapat diamati dan dicatat.Jadi penyinaran ruang uji penuaan UV dapat dikontrol melalui berbagai metode.Berikut ini adalah beberapa metode pengendalian yang umum:

1. Pemilihan sumber cahaya: Berbagai jenis sumber cahaya dapat digunakan untuk mengontrol radiasi.Lampu ultraviolet merupakan salah satu sumber cahaya yang umum digunakan yang dapat memancarkan sinar ultraviolet.Menurut persyaratan eksperimental, berbagai jenis dan kekuatan lampu ultraviolet dipilih untuk mengontrol intensitas dan panjang gelombang radiasi.

2. Penyesuaian jarak: Menyesuaikan jarak antara sampel uji dan lampu ultraviolet dapat mempengaruhi intensitas penyinaran.Semakin dekat jaraknya, semakin tinggi radiasinya;Semakin jauh jaraknya, semakin rendah radiasinya.

3. Kontrol waktu: Lamanya waktu penyinaran juga dapat berdampak pada penyinaran.Semakin lama waktu penyinaran, semakin tinggi penyinarannya;Semakin pendek waktu penyinaran maka semakin rendah pula penyinarannya.

4. Filter penutup: Menggunakan berbagai jenis filter dapat secara selektif menyaring panjang gelombang radiasi yang tidak diinginkan, sehingga mengontrol komposisi radiasi.Dengan memilih filter yang sesuai, intensitas radiasi dengan panjang gelombang berbeda seperti UV-A, UV-B, dan UV-C dapat disesuaikan.

Dengan menerapkan metode di atas secara komprehensif, pancaran ruang uji penuaan UV dapat dikontrol secara fleksibel sesuai dengan persyaratan pengujian tertentu.


Waktu posting: 29 Agustus-2023
Obrolan Daring WhatsApp!